Bitcoin Sempat Anjlok Begini Proyeksinya Sampai Akhir Tahun

Bitcoin Sempat Anjlok Begini Proyeksinya Sampai Akhir Tahun

Onlinecialiszox.comBitcoin Sempat Anjlok Begini Proyeksinya Sampai Akhir Tahun setelah bergerak dalam tren menanjak beberapa waktu terakhir, Bitcoin menunjukan volatilitasnya.

Pada perdagangan Jumat lalu, aset kripto besutan Satoshi Nakamoto ini anjlok 7,9 persen ke level US$47.525, di bawah rata-rata pergerakan Bitcoin selama 100 hari terakhir. Padahal, pada 14 Juni lalu Bitcoin sempat menyentuh rekor tertingginya di level US$64.870.

Kemudian harga Bitcoin rebound pada hari Minggu (27/06/2021) karena pelaku pasar memanfaatkan anjloknya harga untuk melakukan buyback.

Dilansir Bloomberg, cryptocurrency dengan valuasi terbesar tersebut rebound hingga 9,6 persen ke level US$52.747 atau Rp767 juta (kurs Rp14.548.US$) dan diperdagangkan sekitar level US$52.500 atau RP763,7 juta pada pukul 12.00 waktu Hong Kong.

Baca Juga:  Novel Charlie Wade Bab 3243 Update Terbaru

Baca Juga:

Komisaris Utama PT HFX Internasional Berjangka Sutopo Widodo mengatakan penurunan Bitcoin karena kenaikan Bitcoin dan aset kripto lainnya telah menguat cukup signifikan dalam 3 bulan terakhir ini sehingga secara analisa teknikal memang akan terjadi koreksi.

Selain itu, Sutopo menyebut tekanan juga datang dari berita negatif tentang CEO dari platform transaksi cryptocurrency , Thodex Exchanger  dari Turki, Fatih Faruk Ozer yang menghilang dan membawa kabur aset investor senilai US$ 2 miliar atau sekitar Rp29 triliun. 

“Sehingga kemarin berbagai aset crypto terjun cukup dalam, ada aset yang turun hingga 40 persen tapi sekarang mulai naik kembali,” ujarnya ketika dihubungi Bisnis belum lama ini. 

Baca Juga:  Harga Emas UBS Hari ini di Pegadaian Terbaru

Akan tetapi, Sutopo memperkirakan tren koreksi Bitcoin belum akan berakhir. Menurutnya, dalam jangka pendek mata uang kripto ini masih berpotensi untuk turun sekitar 20—40 persen dari posisi saat ini sebelum selanjutnya akan berbalik menguat. 

Sutopo menilai sebagian trader telah memahami volatilitas dan risiko aset kripto sehingga seharusnya penurunan ini merupakan hal biasa. Namun, dia menyebut tren penurunan yang mendadak ini dapat membuat “shock theraphy” bagi para investor baru.

“Kalau terjadi penurunan yang dalam akan membikin mereka, terutama investor baru kapok. Tapi setelah harga kembali naik, biasanya akan FOMO lagi, biasa begitu tipe investor kita,” katanya.

Dia menyebut pada akhir tahun ini Bitcoin diprediksikan akan berada di area US$70,000—US$80,000 atau sekitar Rp900 miliar—Rp1,2 triliun.

Baca Juga:  Contoh Presentasi Bisnis Yang Baik dan Benar

Dengan proyeksi tersebut, Sutopo mengatakan untuk jangka panjang investor dapat tetap menahan koin-koin yang paling populer seperti Bitcoin,  Ethereum, Binance Coin, dan OKEx’s.

Sementara bagi yang melakukan trading jangka pendek, bisa melakukan penjualan karena harganya masih akan terkoreksi, kemudian dapat menunggu hingga harga aset turun untuk kembali masuk.

Penutup

Demikianlah pembahasan dari kami mengenai Bitcoin Sempat Anjlok Begini Proyeksinya Sampai Akhir Tahun, semoga bisa bermanfaat buat kalian.

You May Also Like

About the Author: mimin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *